Berita Terkini

KPU RI MEMPEROLEH PENGHARGAAN ATAS KINERJA ANGGARAN KEMENTRIAN LEMBAGA/NEGARA TAHUN ANGGARAN 2021 DENGAN KATEGORI SANGAT BAIK

kamu perlu tahu, KPU RI kembali menoreh prestasi atas Kinerja Anggaran Kementerian Negara/Lembaga Tahun Anggaran 2021, dengan nilai kinerja anggaran SANGAT BAIK untuk kategori pagu sedang, dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia . Selamat kepada KPU RI dan seluruh satuan kerja KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota se-Indonesia.

REKAPITULASI KOORDINASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN TAHUN 2021 PERIODE NOVEMBER

#Temanpemilih Rabu 1 Desember 2021, bertempat di Ruang Rapat Sekretariat KPU Kabupaten Morowali Utara, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Morowali Utara melaksanakan Rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Periode November Tahun 2021 yang Pimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Morowali Utara Yusri Ibrahim serta  Anggota , Sekertaris, Plt. Kasubag dan Staf Program dan Data. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Morowali Utara menetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Periode November Tahun 2021 dengan jumlah sebanyak 85.570 (Delapan Puluh Lima Ribu Lima Ratus Tujuh Puluh) pemilih dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 44.680 (Empat Puluh Empat Ribu Enam Ratus Delapa Puluh) pemilih dan pemilih perempuan berjumlah 40.890 (Empat Puluh Ribu Delapan Ratus Sembilan Puluh) pemilih, tersebar di 10 (Sepuluh) Kecamatan. Terkait Pemutahiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Periode Desember tahun 2021 Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Morowali Utara terus berkoordinasi dengan Dinas/Instansi dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta BAWASLU Kabupaen Morowali Utara untuk mensosialisasikan kepada seluruh lapisan Masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan melindungi Hak Pilih pada Pemutahiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB)  khususnya di Wilayah Kabupaten Morowali Utara. BA DPB NOVEMBER 2021

Pemilu Demokratis Perkuat Ekonomi

Jakarta, kpu.go.id – Stabilitas politik dan demokrasi nyatanya berpengaruh pada kondisi ekonomi. Oleh karenanya penting bagi semua untuk bersama menjaga kondusivitas politik terutama dalam suasana persaingan kontestasi pemilihan kepala daerah maupun pemilu. Proses pemilu dan pemilihan kepala daerah sendiri pada faktanya juga menggairahkan beragam ekonomi di masyarakat dan dapat menumbuhkan pelaku ekonomi baru ditengah masyarakat. “Bagaimana pemilu memperkuat ekonomi kita? tentu sangat berpengaruh. Pemilu yang demokratis akan memperkuat itu,” ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra saat hadir pada diskusi Lembaga Ekonomi Mahasiswa Islam (LEMI) PB HMI, “LEMI Hadir untuk Indonesia: Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi”, di Jakarta, Selasa (19/10/2021). Seperti KPU, Ilham pun mengajak LEMI untuk ikut berkontribusi dalam menumbuhkan perekonomian bangsa melalui masukannya. Dari kacamata lain, Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Awaludin Iqbal mengatakan persoalan pangan juga memengaruhi stabilitas ekonomi. Meski demikian semua pihak patut bersyukur sebab Indonesia hingga saat ini masih dalam posisi cukup pangan. Hal lain disampaikan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yadi Hendiana yang melihat peran media juga cukup besar dalam menjaga kondusivitas ekonomi. Dia pun menekankan beda antara media mainstream dengan media sosial, dimana media mainstream memiliki tanggungjawab dan integritas untuk menyaring berita yang tidak tepat, sementara media sosial lebih bebas dan banyak digunakan untuk menyebarkan berita hoaks. “Media mainstream core conduct, regulasi. Beda dengan media sosial yang lebih ke citizen journalism dengan pengaturan hanya di UU ITE,” kata Yadi. Sementara itu narasumber keempat, peneliti INDEF Rusli Abdullah mengatakan pandemi Covid-19 telah membuat ekonomi tertekan. Meski demikian kreativitas tetap bermunculan untuk tetap menumbuhkan ekonomi. Dikesempatan terakhir, Formateur Direktur Eksekutif Barkonas LEMI PB HMI, Sudirman Hasyim menyambut baik masukan dari narasumber agar LEMI PB HMI terus konsisten memberikan masukan untuk kemajuan ekonomi bangsa. “Tentu harus lebih gigih , intelek terutama memberikan pengawalan, masukan terhadap perkembangan ekonomi ke depan,” tuturnya. (humas kpu ri dianR/foto: james/ed diR)

Legalitas Aspek Penting Pemilu dan Pemilihan 2024

Jakarta,kpu.go.id - Salah satu aspek yang penting dalam mempersiapkan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan 2024 mendatang salah satunya adalah regulasi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pun telah mengidentifikasi beberapa regulasi yang diperlukan. Hal ini disampaikan Anggota KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi saat menjadi narasumber  pada National Webinar & Political Event 2021 bertemakan “Optimalisasi Pemilu 2024 di Tengah Dinamika Pandemi Covid-19”, Minggu (17/10/2021). Dewa mengatakan KPU mengidentifikasi ada 19 Peraturan KPU yang dibutuhkan KPU untuk Pemilu dan 14 PKPU untuk Pemilihan.  "Sifatnya ada baru, ada perubahan, ada kodifikasi," ujar Dewa. PKPU inipun, kata Dewa, seiring waktu akan bertambah sesuai kebutuhan.  Terkait penyelenggaraan di tengah masa pandemi, KPU melalui PKPU telah mengatur mengenai penyelenggaraan ditengah bencana non-alam pandemi covid-19 saat Pemilihan tahun 2020. Selain itu, lanjut Dewa, pengaturan terkait kampanye di masa pandemi juga telah diatur oleh KPU melalui PKPU yang mana mendorong pemanfaatan media sosial. "Selain membatasi kampanye tatap muka, didorong pemanfaatan media sosial, itu upaya KPU di dalam melakukan tata kelola penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada di masa pandemi," tutur Dewa. Selain mempersiapkan regulasi PKPU, Dewa memaparkan KPU juga melakukan upaya sosialisasi pendidikan pemilih melalui Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan untuk meningkatkan kuantitas serta kualitas pemilih menyongsong Pemilu dan Pemilihan tahun 2024.  "Lokusnya perkampungan, desa, kelurahan, ini tahapan awal aspek substansinya tentang kepemiluan secara umum. Ketika tahapan, aspek teknis penyelenggara dapat disampaikan [para kader kepada masyarakat desa]," ungkap Dewa.  Staf Khusus Kementerian Sekretariat Negara RI Bidang Komunikasi & Media Faldo Maldini menyampaikan dana kampanye perlu diatur lebih detail lagi mengenai batasan-batasannya untuk mencegah adanya politik uang kepada masyarakat.  Tak hanya mencegah politik uang terjadi, pembatasan dana kampanye menurut Faldo diperlukan untuk memecahkan persepsi masyarakat bahwasanya untuk bisa masuk dunia politik memerlukan biaya yang sangat besar.  Peneliti Bidang Perkembangan Politik Lokal LIPI Wawan Ichwanuddin menyampaikan mengenai potensi fairness dalam Pemilu dan Pemilihan tahun 2024.  Wawan menyimpulkan tidak ada persoalan yang serius dan dari indikator yang digunakan untuk menyimpulkannya relatif baik-baik saja.  Wawan juga setuju dengan masukan Faldo kepada KPU terkait aturan dana kampanye yang perlu dibatas. "Pembatasan budget dana kampanye biar tidak ada balas budi" ujar Wawan. Turut hadir dalam webinar, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana Dr. Drs. I Nengah Punia, Ketua Program Studi Ilmu Politik Universitas Udayana Dr. Tedi Erviantono, serta Moderator I Gusti Ayu Sintya Dewi Suteja. (humas kpu ri tenri/foto james/ed diR)

KPU KABUPATEN MOROWALI UTARA HIBAHKAN LOGISTIK PILEG TAHUN 2015 DAN TAHUN 2019

Kamis 30 September 2021, bertempat di Kantor KPU Kab Morowali Utara, Ketua KPU Yusri Ibrahim di dampingi  Komisioner KPU menyerahkan hibah logistik Pileg kepada Kepala Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDD) Kabupaten Morowali Utara, yang akan digunakan untuk pelaksanaan Pemilihan Serentak Kepala Desa Di Kabupaten Morowali Utara Tahun 2021 dan 2022. Adapun logistik yang dihibahkan tersebut adalah kotak suara dan bilik suara masing2 berjumlah 136 yang merupakan logistik Tahun 2015 dan Pileg Tahun 2019. Dalam keterangannya Ketua KPU Yusri Ibrahim menjelaskan bahwa hibah logistik ini untuk menindaklanjuti surat kepala dinas PMDD Kab Morowali Utara, tanggal 27 september 2021. Adapun logistik yang dapat dihibahkan saat ini adalah . Sedangkan logistik pilkada tahun 2020 belum dapat dihibahkan karena masih menunggu petunjuk teknis dari KPU RI. Pada kesempatan yang bersamaan, KPU Kabupaten Morowali Utara, juga menyerahkan dokumen hasil pemilu tahun 2019 dan hasil pemilihan tahun 2020 kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDD) Kab Morut Drs. H. Andi Parenrengi yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa PMDD menyampaikan terimah kasih dan apresiasi yangg tinggi kepada KPU Kab Morut atas hibah logistik tersebut, sehingga selain lebih efisien, juga dapat memperlancar pelaksanaan pilkades serentak nantinya. Hal yang sama juga disampaikan oleh Yanismal Botuale, SE.MM selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah bahwa dokumen yang diterima akan disimpan sebagai arsip daerah, yang dapat dipublikasikan kepada pemerintah dan masyarakat yang membutuhkannya. Selanjutnya Ketua KPU Yusri Ibrahim mengharapkan bahwa  diera digitalisasi saat ini, dinas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah sudah perlu untuk memiliki website sendiri, agar lebih memudahkan bagi pihak yang membutuhkan dokukumen-dokumen ataupun arsip daerah yang sudah dapat dipubilkasikan. Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten Morowali Utara, Kepala Bidang Pendataan Dinas Kependudukan Kabupaten Morowali Utara serta seluruh Komisioner dan Kasubag Logistik KPU Kab Morowali Utara

RAPAT PLENO DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN BULAN JANUARI 2022

Senin, 31 Januari 2022 Bertempat di Ruang Rapat, KPU Kabupaten Morowali Utara melaksanakan Rapat Pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan Bulan Januari 2022. pada sambutan awal Ahlan Awaludin Komioner KPU Kab. Morowali Utara yang memimpin langsung rapat pleno ini menyampikan sangat mengharapkan saran serta kerjasama antara Bawaslu Kab. Morut dan Dukcapil Kab. Morut dalam pleno PBD saat ini bentuk antara lain mengharapkan kepada Dukcapil untuk menyampaikan jika ada perubahan data dapat disampaikan kepada KPU Morut. kemudian kepada Bawaslu Kab. Morut juga hal yang sama apabila terdapat perubahan data yang didaptkan di lapangan bedasarkan hasil monitoring dapat berkoordinasi dengan KPU Morut. Bawaslu Kab. Morowali Utara mengharapkan kedepannya Pantarli turun mendata di lapangan agar betul-betul bisa bekerja dengan baik agar tidak ada perbedan data di lapangan ujar Jhon Anggota Bawaslu Kab. Morowali Utara. kembali Rudi Anggota Bawaslu Kab. Morowali Utara menegaskan kedepannya dalam turu lapangan agar betul-betul bekerja mengingat dengan adanya titik-titik rawan yang ditemukan di lapangan. kepada Dukcapil untuk bisa menindaklanjuti dengan banyaknya penduduk yang dimisili kurang jelas. Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjtan (DPB) dengan jumlah sebanyak 85.614 Pemilih dengan rincian laki-laki berjumlah 44.701 pemilih dan perempuan berjumlah 40.913 pemilih hadir pada rapat ini: Ahlan Awaludin (Anggota KPU Morut Div. Data), Demar Karyos kaope(Anggota KPU Morut Div. Teknis), Jasman Lamole(Angggota KPU Morut Div. Sosdiklih PARMAS SDM), Rudi (Anggota Bawaslu Morut), Jhon (Anggota Bawaslu Morut), Dinas Dukcapil Kab. Morut.

Populer

Belum ada data.